Senin, 02 Oktober 2017

Pertama Kali Liburan ke Pulau Tidung

Haloo semua...saya mau berbagi nih pengalaman pertama jalan-jalan ke Pulau Tidung.
Walaupun sudah setahun di Tangerang (aslinya dari Kalimantan Barat :p ), tapi saya tidak pernah jalan-jalan menikmati indahnya kepulauan seribu, padahal tidak jauh banget dari Tangerang.
So...pas ada hari libur, kita 7 orang langsung merencankan untuk liburan ke pulau Tidung. Setelah cek sana sini di google, akhirnya kita memutuskan untuk menggunakan jasa travel Pulau Seribu Traveling (http://pulauseributraveling.com/pulau-tidung/). Kita mengambil paket 5 fasilitas untuk 2 hari 1 malam, isi paketnya juga lumayan:

  • Tiket kapal PP
  • Penginapan view Pantai fasilitas AC, TV dan dispenser
  • Makan 2 hari 1 Malam (via kapal fery Makan 3x )
  • sepeda 1 peserta 1 sepeda
  •  Alat snorkling Lengkap, Banana Boat, Sofa Boat. Donat Boat ( Pilih Salah satunya )
  • Guide ( pemandu Lokal )
  • BBQ diakhir malam
Semua fasilitas diatas hanya Rp. 330.000/org, lumayan kan? Penginapannya juga tidak sembarangan lho! Awalnya kita berpikir harga murah begitu pasti penginapannya juga tidak seberapa. Tapi ternyata kita salah. Penginapannya berbentuk homestay 1 kamar 1 ruang tamu dan 2 toilet, juga tersedia kasur dan bantal.
Setelah booking lewat via WA dan membayar DP via transfer, pada hari H kita pagi-pagi sudah berangkat ke pelabuhan Kali adem. Sesampai di pelabuhan kita bertemu dengan orang travelnya dan diantar naik kapal.
Lumayan lama juga perjalanan menuju pulau Tidung, sarannya sih kalau naik kapal fery lebih baik cari tempat yang bisa baring, saolnya perjalannya memakan waktu sekitar 5 jam, bisa bengkok pinggang kalau duduk terus. Apalagi buat yang mabuk kapal bisa lebih menderita lho!

Baru turun dari kapal, kita bertemu dengan Bapak Topan yang menjadi guide kami selama di pulau. Pak Topan mengantar kami ke penginapan yang tidak jauh dari dermaga dan menyiapkan makan siang yang lumayan enak. Setelah selesai makan dan mengganti baju, kita segera meluncur ke pantainya...


Kesan pertama adalah WOW!!!
Airnya benar-benar jernih dan indah. Sayangnya saya tidak bisa berenang jadi hanya bisa megangin baju si doi ngekor dibelakangnya :p
Ada banyak sekali bulu babi disekitar pantai, jadi diharapkan berhati-hati. Kalau tidak ya bisa bakal kayak begini deh!
Tangan temanku tidak sengaja terkena bulu babi. Alhasil tangannya penuh dengan duri-durinya bahkan ada yang sampai tembus lho!Serem banget lihatnya. Kata pak topan tidak ada cara untuk mengeluarkan duri dari bulu babi, karena durinya itu sangat rapuh jadi hanya bisa kita menepuk-nepuk bagian yang tertusuk agar duri tersebut hancur dan diserap oleh badan kita.
Sudah capek snorlking, kita pulang ke penginapan mandi dan langsung otw ke saung sunset bahari. Perjalanan ke saung sunset menggunakan sepeda yang telah disiapkan oleh travel, dengan jalan yang belok sana belok sini akhirnya sampai juga.

Pemandangannya begitu indah dan romantis, cuma sayang tempatnya agak ramai jadi suasana romantisnya berkurang hehehee....
Matahari sudah terbenam, orang-orang juga mulai berbubaran. Kita juga segera pulang kepenginapan menanti makan malam karena perut asli sudah laper berat. Tentu saja tidak hanya makan malam biasa, kita juga dihidangi BBQ yang di sediakan oleh pak Topan. Dari menyalakan arang sampai BBQ siap saji semua dikerjakan pak Topan, kita hanya nunggu tinggal makan saja
Katanya ikan-ikan besar ini semua hasil tangkapan pak Topan sendiri lho! Walaupun dengan bumbu yang sederhana tapi rasanya lumayan enak. Capek seharian dan kemudian...tidur....
Paginya sebenarnya kita berencana berburu sunrice, tapi y karna sudah kecapekan snorlking jadi semua pada tidur kesiangan deh! Setelah menyantap sarapan yang sudah disiapkan, kita pergi jalan-jalan sekitar pantai, yang kalau kemarin kita hanya sibuk snorlking sekarang kita jalan-jalan santai menyebrangi jembatan cinta menuju pulau tidung kecil.

Pulau tidung kecil tidak ada apa-apa sih, tapi momen nyebrangi jembatan cintanya itu yang bikin wow terkesan akan indahnya laut ini. Beruntung sekali kita melihat ada penyu berenang disekitar jembatan(tidak sempat difoto sudah kabur).
Sekitar jam 9 pak Topan menghubungi kita untuk berangkat ke dermaga. Selesai beres-beres dan memastikan tidak ada yang tertinggal, kita pun otw ke dermaga dan pulang...
Kita bertujuh sungguh menikmati liburan kali ini walaupun waktunya singkat. Terimakasih sekali untuk bapak Topan yang ramah dan baik
See u next time Tidung...